{"id":28757,"date":"2021-06-03T02:11:56","date_gmt":"2021-06-03T02:11:56","guid":{"rendered":"http:\/\/paitotogel88.com\/?p=28757"},"modified":"2021-06-03T02:11:57","modified_gmt":"2021-06-03T02:11:57","slug":"guru-asal-hong-kong-ini-cetak-rekor-tercepat-di-gunung-everest","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/guru-asal-hong-kong-ini-cetak-rekor-tercepat-di-gunung-everest\/","title":{"rendered":"Guru Asal Hong Kong Ini Cetak Rekor Tercepat di Gunung Everest"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/awsimages.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2020\/12\/10\/china-nepal-bekerja-sama-menentukan-ketinggian-gunung-everest-2_169.jpeg?w=700&amp;q=90\" alt=\"Foto ini dirilis Xinhua News Agency pada bulan Mei 2020: salah satu anggota tim survei China memasang peralatan di Gunung Everest yang oleh warga lokal dinamai Gunung  Qomolangma. China dan Nepal mengumumkan ketinggian baru Gunung Everest pada 8 Desember  2020 (Tashi Tsering\/Xinhua via AP, File)\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tsang Yin-Hung<\/a><\/em><\/strong>, seorang guru asal Hong Kong menjadi perempuan tercepat yang mendaki\u00a0<strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Gunung Everest<\/a><\/em><\/strong>. Ia bisa mendaki Gunung Everest dengan waktu luang lebih dari 13 jam.<\/p>\n\n\n\n<p>Wanita berusia 45 tahun ini, mendaki <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Gunung Everest <\/a><\/em><\/strong>dimulai dari\u00a0<strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">base camp\u00a0<\/a><\/em><\/strong>di 17.390 kaki ke puncak tertinggi di dunia di 29.032 kaki. Tsang berhasil menaklukan <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Gunung Everest<\/a><\/em><\/strong> dalam kurun waktu 25 jam dan 50 menit.<br><br>&#8220;Saya merasa sangat lega dan bangga karena saya melakukan ini bukan untuk memecahkan rekor. Saya merasa lega karena saya dapat membuktikan ini kepada teman-teman dan murid-murid saya,&#8221; <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ujar Tsang<\/a><\/em><\/strong> seperti dikutip dari <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">New York Post<\/a><\/em><\/strong>, Rabu (2\/6\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p>Tsang berhasil mengalahkan rekor sebelumnya yaitu selama 39 jam dan 6 menit yang berhasil diraih oleh pemandu gunung Nepal bernama <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Phunjo Jhangmu Lama<\/a><\/em><\/strong> pada tahun 2018.<\/p>\n\n\n\n<p>Guru asal <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Hong Kong<\/a><\/em><\/strong> tersebut juga hanya berhenti dua kali untuk berganti pakaian antara\u00a0<em><strong><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">base camp<\/a><\/strong><\/em>\u00a0dan puncak. Tsang juga bercerita keberuntungannya tersebut diraihnya karena tidak bertemu banyak <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">pendaki <\/a><\/em><\/strong>lain saat mendaki.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Tsang hanya bertemu pendaki lain setelah mencapai kamp tertinggi di <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">South Col<\/a><\/em><\/strong>, itupun saat pendaki tersebut akan turun. <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Menurut Tsang <\/a><\/em><\/strong>hal tersebut tidak memperlambat langkahnya dalam mendaki\u00a0<a href=\"https:\/\/www.detik.com\/tag\/everest%20\"><strong>Gunung Everest<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;<strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Untuk mencapai puncak<\/a><\/em><\/strong>, bukan hanya kemampuan sendiri dan kerja tim. Saya pikir keberuntungan juga sangat penting,&#8221; kata Tsang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Kegemarannya <\/a><\/em><\/strong>akan olahraga dimulai saat Tsang berusia 10 tahun. &#8220;Ketika saya masih muda, saya terbiasa berlari menuju gunung, bermain basket, dan melakukan olahraga lainnya,&#8221; <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">cerita Tsang<\/a><\/em><\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut Tsang juga bercerita bagaimana dirinya mulai menekuni hobinya sebagai pendaki. Tsang mengaku telah berlatih sebagai pendaki sejak 11 tahun lalu dan Ia mendaki <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Gunung Everest<\/a><\/em><\/strong> pertama kali pada tahun 2017. Ia menjadi wanita dari Hong Kong pertama yang mendaki Gunung Everest.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saya merasa sangat <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">rileks <\/a><\/em><\/strong>dan bahagia karena saya telah menetapkan tujuan saya sejak 4 tahun lalu. Saya juga selalu berbagi dengan para murid dan teman-teman saya jika kamu memiliki tujuan dan harapan yang tinggi, maka kamu juga dapat meraihnya,&#8221; <strong><em><a href=\"https:\/\/180.210.206.248\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">ujar Tsang melalui AFP<\/a><\/em><\/strong>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tsang Yin-Hung, seorang guru asal Hong Kong menjadi perempuan tercepat yang mendaki\u00a0Gunung Everest. Ia bisa mendaki Gunung Everest dengan waktu luang lebih dari 13 jam. Wanita berusia 45 tahun ini, mendaki Gunung Everest dimulai dari\u00a0base camp\u00a0di 17.390 kaki ke puncak tertinggi di dunia di 29.032 kaki. Tsang berhasil menaklukan Gunung Everest dalam kurun waktu 25 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[445],"tags":[740,768,491,728],"class_list":["post-28757","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sport","tag-angkamaintogel","tag-bandarterpercaya","tag-judi-online","tag-prediksitogelsgp"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28757","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28757"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28757\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}