{"id":96711,"date":"2023-03-31T00:15:27","date_gmt":"2023-03-31T00:15:27","guid":{"rendered":"http:\/\/paitototogel.com\/?p=96711"},"modified":"2023-03-31T00:15:27","modified_gmt":"2023-03-31T00:15:27","slug":"indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-gubernur-bali-i-wayan-koster-diprotes-di-dunia-nyata-dan-jagat-maya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-gubernur-bali-i-wayan-koster-diprotes-di-dunia-nyata-dan-jagat-maya\/","title":{"rendered":"Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Gubernur Bali I Wayan Koster Diprotes di Dunia Nyata dan Jagat Maya"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\" id=\"gallery-image-4377445\"><a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/bola\/read\/5247639\/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-gubernur-bali-i-wayan-koster-diprotes-di-dunia-nyata-dan-jagat-maya#\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn1-production-images-kly.akamaized.net\/XVFR7eDQcVjuweMXI7ash8dlmiQ=\/640x360\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)\/kly-media-production\/medias\/4377445\/original\/060648500_1680165713-WhatsApp_Image_2023-03-30_at_12.30.28__1_.jpeg\" alt=\"Spanduk satir untuk Gubernur Bali, I Wayan Koster\"\/><\/a><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sejumlah orang yang mengatasnamakan komunitas masyarakat peduli timnas Indonesia membentangkan spanduk sindiran terhadap Gubernur Bali, I Wayan Koster usai FIFA mencabut status tuan rumah Indonesia di Piala Dunia U-20 2023. (Liputan6\/Kori Sofianty)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong><a href=\"https:\/\/totogel.tips\/\">TOTOGEL<\/a>, Jakarta<\/strong>\u00a0FIFA akhirnya membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, pada Rabu (29\/3\/2023). Setelah pengumuman, nama Gubernur Bali,<a href=\"https:\/\/totogel.tips\/\">\u00a0I Wayan Koster<\/a>\u00a0pun dicari-cari netizen.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Warganet yang kesal\u00a0menganggap Wayan Koster sebagai salah satu penyebab pembatalan tersebut. Kader PDI-P itu bahkan sampai mematikan kolom komentar pada akun media sosialnya. Tim humas kepada wartawan mengatakan, hal itu dilakukan untuk menghindari agar terpancing komentar negatif.\u00a0<br><\/p>\n\n\n\n<p>Wayan Koster memang jadi satu sosok yang\u00a0dituding sebagai penyebab pembatalan Indonesia jadi tuan rumah\u00a0<a href=\"https:\/\/totogel.tips\/\">Piala Dunia U-20 2023<\/a>. Sebelumnya, Koster, satu dari enam kepala daerah yang menandatangani kesiapan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 justru menolak kehadiran\u00a0Israel sebagai salah satu peserta.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Sikap itu disampaikan Koster melalui surat kepada Kemenpora. Anggota exco PSSI, Arya Sinulingga pun menduga, hal itu menjadi salah satu alasan\u00a0<a href=\"https:\/\/totogel.tips\/\">FIFA\u00a0<\/a>membatalkan acara drawin di Bali yang\u00a0akhirnya disusul dengan pembatalan\u00a0status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, Rabu (29\/3\/2023).<\/p>\n\n\n\n<p>Selain wayan Koster, kader PDIP lain yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah,\u00a0<a href=\"https:\/\/totogel.tips\/\">Ganjar Pranowo<\/a>\u00a0juga berkomentar sama.\u00a0Ganjar juga menolak kehadiran Israel di Piala Dunia U-20 2023. Setelah pembatalan oleh FIFA, nama Wayan Koster dan Ganjar pun jadi bulan-bulanan di jagat media sosial.\u00a0\u00a0<br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fokus Agenda di Luar Kantor<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\" id=\"gallery-image-3593581\"><a href=\"https:\/\/www.liputan6.com\/bola\/read\/5247639\/indonesia-batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-gubernur-bali-i-wayan-koster-diprotes-di-dunia-nyata-dan-jagat-maya#\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn0-production-images-kly.akamaized.net\/cuKMNooXNE4Z_AGCOobrK2UWTp4=\/640x360\/smart\/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)\/kly-media-production\/medias\/3593581\/original\/039663600_1633480523-Erick_di_Bali.jpg\" alt=\"Menteri BUMN Erick Thohir saat mengunjungi Gubernur Bali, Wayan Koster di Gedung Jayasabha, rumah dinas Gubernur Bali, di Denpasar, Selasa (5\/10\/2021).\"\/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Sehari setelah pengumuman FIFA,&nbsp;I&nbsp;Wayan Koster&nbsp;tidak dapat ditemui di kantornya, Senin (30\/3\/2023). Dia tengah menjalankan sejumlah agenda&nbsp;di luar Gubernuran, Renon Denpasar. Dikatakan Tim Humas Gubernur&nbsp;Bali, pagi hari Koster sudah menghadiri rapat internal di Rumah Jabatan, Jayasabha.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Sejak jam 9 pagi ini Kamis 30 Maret 2023 ada rapat internal di rumah jabatan Jayashaba,&#8221; ujar tim Humas yang ditemui di Wisma Sabha Utama Kantor Gubernur Bali pada Kamis 30 Maret 2023.<\/p>\n\n\n\n<p>Ditambahkan juga oleh tim humas agenda Gubernur dilanjutkan dengan menghadiri puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke-419 di Buleleng. Saat Koster tidak&nbsp;<em>ngantor<\/em>, Komunitas Masyarakat Peduli Timnas Sepak Bola&nbsp;menggelar aksi&nbsp;demo di kantor DPRD yang bersebelahan dengan kantor&nbsp;gubernur Bali. Mereka tampak membentangkan spanduk satir bertuliskan,&#8221;Terima kasih kepada Wayan Koster atas suksesnya menghancurkan masa depan sepak bola Indonesia.&#8221;&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Mengenai&nbsp;tanggapannya terkait&nbsp;keputusan FIFA menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Wayan Koster telah mengirimkan pernyataan resmi melalui rilis kepada wartawan. Dalam keterangan tersebut, Wayan Koster kembali menjelaskan kenapa dia ngotot untuk menolak kehadiran Israel di&nbsp;Piala Dunia U-20 2023.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Wayan Koster, ada\u00a0tiga dasar penolakannya terhadap kehadiran Israel di Bali.\u00a0Pertama, untuk menghormati konstitusi UUD NRI 1945 dalam pembukaan alinea kesatu, bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Prinsip ini dipegang teguh oleh Bung Karno sebagai Bapak Bangsa. Sementara kedua, Israel menjajah Palestina berpuluh puluh tahun lamanya, dan tidak menghormati kedaulatan dan kemanusiaan bangsa Palestina, yang tidak sesuai dengan garis politik Bung Karno; dan ketiga, bahwa Indonesia tidak punya\u00a0hubungan diplomatik dengan Israel.<br><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia, Wayan Koster Berterima Kasih kepada Pemerintah Pusat<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam keterangan tersebut, Wayan Koster juga menyebut, Bali merupakan Pulau Dewata yang menjadi pusat spiritual, di mana kedamaian dan kemanusiaan dikedepankan&nbsp;dan harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Dia juga mengaku sebenarnya berharap Piala Dunia U-20 2023 itu bisa berlangsung di Bali.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Namun even ini tidak bisa dipisahkan dari prinsip kemanusiaan, sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi dan Bung Karno. Oleh karena itu, saya juga tidak berharap FIFA membatalkan Kejuaraan Dunia FIFA U-20 di Indonesia, meskipun Pemerintah Pusat telah berupaya keras berkomunikasi dengan Presiden FIFA. Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah melakukan upaya keras untuk&nbsp;tetap berlangsungnya Kejuaraan Dunia FIFA U-20 di Indonesia tanpa Tim Israel.&#8221;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TOTOGEL, Jakarta\u00a0FIFA akhirnya membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, pada Rabu (29\/3\/2023). Setelah pengumuman, nama Gubernur Bali,\u00a0I Wayan Koster\u00a0pun dicari-cari netizen.\u00a0 Warganet yang kesal\u00a0menganggap Wayan Koster sebagai salah satu penyebab pembatalan tersebut. Kader PDI-P itu bahkan sampai mematikan kolom komentar pada akun media sosialnya. Tim humas kepada wartawan mengatakan, hal itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[768,437,774,843,371],"class_list":["post-96711","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-bandarterpercaya","tag-hoki","tag-judionline","tag-linkalternatiftotogel","tag-togel88"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=96711"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/96711\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=96711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=96711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paitottgl.biz\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=96711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}